Imunisasi dan Saling Menghargai
Salah satu hal terberat bagiku ketika punya bayi adalah urusan imunisasi. Jujur saja, ibu-ibu pasti merasakannya. Bagaimana rasa galaunya detik demi detik menjelang hari imunisasi. Wkwkwk. Sejak imunisasi DPT 1 Jihan, anak pertamaku, yang ternyata setelahnya demam dan rewel, itu membawa sebuah ketakitan sendiri bagiku. Selanjutnya, bawaan hatiku selalu merasa tidak tenang menjelang imunisasi DPT. Bahkan berlanjut sampai Umar, Romi, dan Ulya. Tapi, segala kegalauan itu, aku tidak membuatku berhenti memberikan vaksin, yang menurutku merupakan hak anak-anakku. Jadi, salah besar kalau orang-orang anti-vaksin di luar sana beranggapan bahwa orang tua yang memilih vaksin itu tega kepada anak. Nyatanya, bagiku yang “tidak takut jarum” ini, melihat anak tersentuh jarum justru sangat menakutkan. Aku mempersiapkan banyak hal sebelum hari imunisasi. Salah satunya mentalku. Menunggu antrean, melihat anak disuntik, anak rewel dan demam, begadang menemani, dan segala hal yang menghiasi har...